Dokter Gigi Rawan Tertular Penyakit




Untuk meningkatkan pengetahuan, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Purworejo menyelenggarakan kegiatan seminar yang rutin diadakan setiap enam bulan sekali. Ketua panitia drg Edhi Sucipto mengungkapkan, dari waktu ke waktu ilmu konservasi gigi selalu berkembang pesat. Oleh karena itu, dokter gigi harus selalu memperbaharui pengetahuan dan ketrampilan. Disamping itu, semakin tingginya angka kecelakaan di masyarakat, dokter gigi juga diharuskan mampu menangani kasus-kasus dental trauma dengan cepat, tepat dan akurat.

Menurutnya, dalam menangani pasien dokter gigi juga harus mewaspadai tentang penularan HIV/AIDS, karena profesi dokter gigi rawan terinveksi virus tersebut. Selain itu sebenarnya dokter gigi juga rawan tertular hepatitis. “ Profesi dokter gigi memang rawan tertular penyakit,”papar Edhi pada seminar ilmiah dan table klinik yang berlangsung di RSUD Saras Husada, belum lama ini.
Seminar tersebut diikuti 235 dokter gigi dari beberapa daerah di tanah air. Diantaranya dari Bangka Belitung, Samarinda, Lamongan, Yogyakarta, Magelang, Kebumen, Gombong, Temanggung, Semarang, Sragen, Purbalingga, Karanganyar, Kroya, Tegal, Salatiga dan dari Purworejo sendiri.
Direktur RSUD Saras Husada Purworejo drg Gustanul Arifin MKes mengatakan pentingnya peningkatan pengetahuan bagi setiap profesi pekerjaan. “Saya sangat mendukung seminar seperti ini, dengan harapan akan dapat lebih professional dalam menangani setiap kasus yang ada,”katanya.
Seminar tersebut menghadirkan beberapa penceramah yakni drg Muh Masykur Rahmat SpBM dengan materi Manajemen of Dental Trauma Emergencies, drg Pribadi Santoso MS SpKG dengan materi Problem Solving Composite Resin Restoration, dan drg Goeno Subagyo SpOpath dengan materi Penularan HIV/AIDS pada Perawatan (tindakan) Gigi dan Mulut.
Drg Goeno Subagyo mengingatkan agar dokter gigi membekali diri dengan ilmu yang lebih, karena dokter gigi tingkat kerawanannya lebih tinggi tertular penyakit apabila kurang hati-hati dalam menangani pasiennya. Dicontohkan ketika dokter gigi melakukan pencabutan gigi pada pasien yang terkena HIV, lalu tangannga terkena lukanya, maka kemungkinan besar dokter akan tertular HIV.
Sedang drg Masykur Rahmat lebih banyak menyinggung soal operasi dan pasca operasi gigi. Dia mengingatkan dalam operasi hendaknya dilakukan tindakan pembedahan dengan dengan halus dan trauma sekecil mungkin. Setelah itu dilanjutkan untuk memberikan analgetik sebelum efek enestesi berkurang atau hilang. Dan bila lebih dua hari masih sakit, perlu pemeriksaan kembali. 
*ref: www.purworejokab.go.id



Komentar:




Share your views...

0 Respones to "Dokter Gigi Rawan Tertular Penyakit"

Post a Comment

 

© 2010 Raseco blog All Rights Reserved Thesis WordPress Theme Converted into Blogger Template by Hack Tutors.info