Akhirnya bisa terdaftar di Website http://e-cpns.kemenkumham.go.id/
Monday, August 30, 2010 by Zanuar Didik Bintoro
Setelah sekian lama susah payah mantengin komputer akhirnya berhasil juga mendaftar di e-cpns.kemenkumham.go.id walaupun belum berhasil mencetak file pdf nya, but anyway udah dapet nomor pendaftarannya...Alhamdulillah, buah dari kesabaran akhirnya dituai juga...
| Hasil print screen |
update: barusan udah dapet pdf-nya....pas halaman error pokoknya try again..try again...
Read More Add your Comment 2 comments
Ada Apa dengan Website http://e-cpns.kemenkumham.go.id/ CPNS Kemenkumham RI 2010
Sunday, August 29, 2010 by Zanuar Didik Bintoro
![]() |
| Cuma pengumuman doang tapi tidak ngasih solusi, OPO TUMON?? (ref: f1d3ly4.wordpress.com) |
Dari banyaknya komentar dari teman-teman pada posting saya sebelumnya Website http://e-cpns.kemenkumham.go.id/ CPNS Kemenkumham RI 2010 pada dasarnya dapat disimpulkan intinya adalah: “Ketidakmampuan Kemenkumham dalam menangani sistem pendaftaran CPNS online”
- Sistem dikembangkan dengan asal-asalan (asal jadi) tanpa mempertimbangkan hal-hal yang tidak terduga (ya seperti sekarang ini, mau daftar aja susah padahal udah disusahkan dalam hal laen, cari kartu kuning, SKCK, belum lagi puasa, beli materai, dll, dll, riibett!!)
- Database yang digunakan terpusat/tidak terdistribusi sehingga mengakibatkan banyaknya user yang mengakses pada satu database
- Hosting website/hosting server yang tidak memiliki kemampuan untuk menghandle banyaknya pendaftar (limited bandwidth)
- Mungkin yang lebih ekstrim lagi adalah faktor kesengajaan, agar para pendaftar tidak dapat mengakses website (karena pihak terkait sudah mempunyai kandidat sebagai CPNS, tapi mudah2an TIDAK)
- Adanya slogan/motto “Kalau bisa dipersulit, kenapa dipermudah???”
Read More Add your Comment 15 comments
Website http://e-cpns.kemenkumham.go.id/ CPNS Kemenkumham RI 2010
Saturday, August 28, 2010 by Zanuar Didik Bintoro
Iseng-iseng mbuka website http://e-cpns.kemenkumham.go.id/ untuk pendaftaran online CPNS Kemenkumham 2010, apa yang didapat gan??
Cekidots..hehe...
![]() |
| Over quota? jadinya connection time out.. |
![]() |
| RTO...RTO.. |
kayaknya trafficnya over kuota...ckckckck...harusnya hal seperti ini sudah diperkirakan sebelumnya oleh pihak terkait agar tidak mengecewakan teman2 yang akan mendaftar di Kementerian Hukum dan HAM..
Semoga e-cpns.kemenkumham.go.id bisa segera online kembali
Atau silahkan coba ke alamat http://202.134.6.84/ mudah2an bisa dibuka gan..itu langsung ke IP address nya..
Read More Add your Comment 217 comments
Sidak Barang Beredar, Barang Kadaluwarsa Disita
Friday, August 27, 2010 by Zanuar Didik Bintoro
Untuk memberikan rasa aman kepada asyarakat dalam mengkonsumsi makanan, Pemkab Purworejo melakukan inspeksi mendadak (sidak) di toko-toko. Sidak dilakukan oleh tim gabungan yang tediri dari Diperindagkop, Satpol PP, Polres, Rabu (25/8), di beberapa toko di kota Purworejo. Sidak dipimpin Kepala Diperindagkop Kabupaten Purworejo Ir Suhelmy Dhani.
Sidak diawali di dua buah toko swalayan di jl KH A. Dahlan. Di tempat tersebut petugas tidak menemukan barang kadaluwarsa yang masih di pajang di etalase. Barang yang di pajang masih dalam tenggang waktu masa edar. Sidak dilanjutkan di sebuah toko grosir di jl A.Yani. Di lokasi tersebut tim juga tidak menemukan barang kadaluwarsa. Hanya ditemukan barang yang kemasannya sudah tidak sempurna. Oleh tim, barang tesebut diperingatkan agar tidak dijual kepada konsumen, karena bisa membahayakan. Menurut keterangan pengelola ketiga toko tersebut, barang-barang yang sudah habis masa edarnya atau rusak kemasannya, sudah tidak dipajang di etalase.
Linawati (51), pemilik swalayan di jalan KH A Dahlan mengungkapkan bahwa pihaknya lebih selektif dalam memajang dagangan. Barang-barang yang sudah mendekati habis masa edar, sudah tidak dipasang kembali. Sebagai antisipasi tejadinya hal itu, pihaknya dalam membeli stok dibatasi jumlahnya. Kemudian cara memajang di etalse, barang sisa hari sebelumnya diletakan di depan atau atas, sehingga terjual lebih dahulu.
Barang kadaluwarsa maupun yang kemasannya rusak yang berasal dari pabrik, nantinya ditarik kembali dan ditukar barang yang baru. Sedangkan barang hasil industri rumah tangga, setiap bulan ditukar dengan yang baru oleh pemiliknya. Itupun diterima bila produksinya sudah terdaftar.
Sampai saat ini, menurutnya, tidak terjadi kenaikan harga yang berarti. Bahkan ada sejumlah barang yang mengalami penurunan dibanding sebelm bulan Ramadhan. “Minyak goreng kemasan ada kenaikan sekitr 5%, mi instan sekitar 3%. Namun gula pasir mengalami penurunan dari sebelumnya mencapai Rp 10.000 lebih per kg, saat ini harganya Rp 9.600. Sedangkan barang lainnya masih sama tahun lalu,”ungkapnya.
Mengenai stok, diperkirakan mencukupi saat masyarakat merayakan hari raya Iedul Fitri. Karena sampai saat ini bila minta penambahan stok masih mudah, dan belum ada lonjakan permintaan. Hanya pruduk-produk tertentu yang kadang-kadang kehabisan, misalnya produk gulaku. Karena diproduksi oleh perusahaan tertentu, sementara permintaan juga dibatasi.
Hal itu juga diakui Rina (37), pemilik toko grosir di jala A. Yani. Menurutnya pembeli sekarang sudah selektif, bila mau membeli barang diperhatikan lebih dahulu masa edarnya. Sehingga barang yang habis masa edarnya ditarik, untuk ditukarkan kepada distributor.
Hasil sidak kali ini berbeda dengan sidak sehari sebelumnya. Saat sidak di Kutoarjo, Selasa (24/8) di enam toko, ditemukan barang yang sudah kadaluwarsa maupun rusak kemasannya. Namun barang-barang tersebut masih dipajang di etalase. Barang tersebut antara lain, penyedap makanan, makanan ringan, minuman. Barang-barang tersebut, disita oleh tim.(Kp 99)
Read More Add your Comment 0 comments
Gubernur Lantik Drs H Mahsun Zain Jadi Bupati Purworejo
Wednesday, August 25, 2010 by Zanuar Didik Bintoro
Read More Add your Comment 0 comments
Upacara Peringatan HUT RI ke 65 17 Agustus 2010 di Halaman Kantor Disnakertransos Kab. Purworejo
Friday, August 20, 2010 by Zanuar Didik Bintoro
Upacara peringatan HUT RI Ke-65 di Halaman Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial Kabupaten Purworejo dipimpin oleh Ka Disnakertransos Kab. Purworejo Bapak Sumharjono, S.Sos, MM (Inspektur Upacara), Nanang Agus Gutomo, SE.Ak (Komandan Upacara), Wijayanti (Protokol), Neira Anjar Pujisusilo, A.Md (Pembaca naskah Pembukaan UUD 1945), Wasito (Pembaca doa), dan paduan suara dipimpin oleh Tri Sunartini, SH
Upacara dimulai pukul 07.30 WIB dengan penuh hikmat..cekidot untuk dokumentasinya..
| Kepada Sang Merah Putih,...hormaaat...graakk... |
Read More Add your Comment 0 comments
Insiden Bendera Merah Putih Terbalik saat Peringatan HUT RI ke 65 17 Agustus 2010
Wednesday, August 18, 2010 by Zanuar Didik Bintoro
MANOKWARI-Detik-detik peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-65 tingkat Provinsi Papua Barat di Manokwari,Selasa (17/8) diwarnai insiden sangat memilukan sekaligus memalukan. Pasukan pengibar bendara (Paskibra) membuat kesalahan fatal yang seharusnya tak boleh dilakukan. Bendera Merah Putih ketika dibentangkan dan hendak dikibarkan terbalik menjadi Putih-Merah.
Beberapa menit sebelum upacara peringatan HUT RI ke-65 ini dilangsungkan,cuaca di dalam kota Manokwari kurang bersahabat,turun hujan deras. Meski demikian,tak menyulutkan peserta upacara untuk meninggalkan lapangan upacara termasuk siswa SD,SMP dan SMA,tetap di lapangan.
Hingga tiga anggota Paskibra,semuanya pria,Abdul Hakim (SMA Kaimana),Fajar Rustam dan Pedy Idorwai keduanya dari Manokwari memisahkan diri,maju ke arah tiang bendera untuk mengibarkan bendera. Tanda-tanda bakal terjadi masalah sudah terlihat ketika salah satu dari tiga anggota Paskibra tersebut hendak mengkaitkan bendera ke tali penggerek.
Butuh waktu sekitar 5 menit untuk mengkaitkan bendera ke tali. Makin membuat penasaran ketika,salah seorang diantara mereka menarik tali penggerek. ‘’Pasti ada kesalahan,’’ ujar seorang pejabat yang duduk tak jauh dari wartawan Koran ini.
Kekuatiran terbukti. Ketika tiga anggota Paskibra ini membentangkan bendera dan hendak dikibarkan, bukan Merah Putih yang terlihat tapi sebaliknya Putih-Merah. Mungkin karena grogi,salah satu diantaranya hendak membalikkan,namun yang terjadi,posisi bendera makin tak beraturan. Hingga mereka melepas kembali dan membentulkan kaitannya. Baru sekitar 6 menit kemudian bendera dapat dikibarkan sampai ke ujung tiang diiringi lagu Indonesia Raya.
Insiden kesalahan pengibaran bendera Merah Putih ini sangat disayangkan,apalagi terjadi pada hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia. Padahal,anggota Paskibra sudah dilatih selama kurang lebih 1 bulan. Mereka pun terpilih dari sekian SMA/SMK di 10 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Papua Barat. ‘’Ini sangat memalukan.Mereka sudah latihan lama,tapi masih buat kesalahan fatal,’’ ujar seorang warga yang menyaksikan upacara.
Read More Add your Comment 0 comments



